Memuat Halaman...
SRAGEN – Suasana khidmat dan penuh motivasi menyelimuti aula SMAN 1 Gemolong (Smanig) pada Selasa (5/5/2026). Sekolah ini sukses menyelenggarakan "Upacara Serah Terima Dokumen Kelulusan dan Pelepasan Alumni Angkatan 42" yang dihadiri oleh pengurus komite, seluruh warga sekolah, serta orang tua/wali murid.
Acara ini menjadi momentum istimewa dengan kehadiran tokoh pendidikan nasional sekaligus alumni Smanig angkatan 1994, Prof. Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum. Dalam orasinya, beliau membekali para lulusan dengan prinsip hidup "7B" sebagai kompas dalam meniti masa depan.
Di hadapan ratusan siswa yang bersiap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, Prof. Rohmadi memaparkan tujuh poin utama yang harus dipegang teguh oleh setiap alumni:
Berniat untuk Ibadah Sepanjang Hayat: Menjadikan setiap langkah dan aktivitas sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan.
Berbakti kepada Kedua Orang Tua Tanpa Syarat: Menegaskan bahwa rida orang tua adalah kunci keberkahan dalam setiap usaha.
Belajar dengan Berliterasi Ratulisa: Membudayakan gerakan Rajin Menulis dan Membaca sepanjang masa untuk memperluas wawasan.
Berjuang dan Bekerja Keras: Pantang menyerah dalam upaya mewujudkan mimpi dan cita-cita setinggi langit.
Bersilaturahmi, Berkomunikasi, dan Berkolaborasi: Pentingnya membangun jejaring dan bekerja sama dengan siapa saja di era global.
Berbagi Ilmu dan Harta: Mengedepankan kemaslahatan umat dengan berbagi apa yang dimiliki sepanjang hayat.
Berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa: Menutup setiap ikhtiar dengan doa yang ikhlas dan penuh keyakinan.
Kepala SMAN 1 Gemolong menyampaikan bahwa pesan "7B" tersebut sangat relevan bagi para lulusan dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks. Penyerahan dokumen kelulusan secara simbolis menjadi tanda bahwa sekolah resmi mengembalikan para siswa kepada orang tua dengan harapan mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.
Pihak komite sekolah juga memberikan apresiasi atas sinergi yang luar biasa antara sekolah dan wali murid, sehingga proses pendidikan angkatan ke-42 ini dapat tuntas dengan capaian yang membanggakan.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan. Para siswa yang mengenakan jas almamater hijau tampak berseri-seri memegang map kelulusan, berfoto bersama guru dan rekan sejawat sebagai kenang-kenangan terakhir di sekolah tercinta.
Dengan semangat "7B" yang baru saja mereka terima, lulusan Smanig Angkatan 42 kini siap melangkah mantap menuju babak baru kehidupan mereka.