Archive 28 September 2017

Paduan Suara SMANIG Bersama Bupati Sragen

Pasukan Paduan Suara SMA Negeri 1 Gemolong bersama Ibu Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Kecamatan Gemolong dalam acara “Peresmian Laboratorium Pelayanan Donor Darah” memperingati Hari PMI ke 72

SMANIG, Raih Juara 2 Lomba PKS

Bertempat di Sragen Kota, peserta didik SMA Negeri 1 Gemolong dalam hal ini adalah PKS (Patroli Keamanan Sekolah) membawa kemenangan Juara 2 Lomba Gerak Jalan SMA/SMK Se-Kabupaten Sragen. Ucapan selamat dan sukses terus mengalir dari Bpk. Marsono, M.S.I selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gemolong dan juga Guru dan Karyawan serta peserta didik. semoga kedepannya bisa lebih maksimal lagi.

Siswa SMANIG jd Team budaya event promosi pariwisata di Laos

19 September 2017 Bpk. Drs. Marsono, M.S.I selaku kepala sekolah SMA Negeri 1 Gemolong menerima informasi bahwa peserta didik yang bernama Kirana Pradipta Nariswari dari kelas XI IBBU akan menjadi Team Budaya untuk Event Promosi pariwisata Indonesia oleh Kedutaan BEsar RI “Trade And Tourism Fair 2017” dalam rangka HUT 60 tahun hubungan Billateral RI – LAOS

Kegiatan tersebut akan di laksanakan pada tanggal 21 – 24 September 2017 di Vientiane, Laos. Ucapan Selamat dan Sukses dari Bpk. Drs. Marsono, M.S.I kepada Kirana dalam kegiatan tersebut.

SMANIG Belajar Olah Limbah dari Bank Sampah Bantul

Organisasi Bank Sampah “Sudi Resik” SMA Negeri 1 Gemolong, Sragen mengadakan pelatihan dan studi banding ke Bank Sampah “Gemah Ripah” Badegan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (16/9).

Sebanyak 20 peserta pelatihan tiba di lokasi tepat pukul 10.00 WIB seperti yang telah direncanakan sebelumnya. Siswa-siswi SMA Negeri 1 Gemolong kemudian mendapat pemaparan seputar teknik pengolahan sampah. Seperti pengolahan sampah plastik menjadi barang bernilai ekonomis dan limbah daun yang dijadikan kompos.

Pembekalan seluruh materi tersebut disampaikan Ibu Sri Hartini, Koordinator Daur Ulang Plastik dari Bank Sampah Gemah Ripah.

“Melalui pelatihan tersebut diberikan materi antara lain sarasehan penanganan sampah dengan baik dan benar dan struktur keorganisasian dalam bank sampah. Kemudian pengolahan limbah plastik dijadikan sebagai kerajinan yang mempunyai nilai ekonomis, dan komposter atau pemanfaatan limbah daun untuk dijadiakan kompos,” kata Agus Muhamadi, S.Pd selaku pemandu siswa. 

Selain mendapatkan pengetahuan seputar pengolahan sampah secara langsung, siswa-siswi sekaligus dilatih agar menjadi pribadi yang peduli lingkungan.

Sebelumnya, Drs. Marsono, MSI selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gemolong telah memberikan izin kepada Organisasi Bank Sampah “Sudi Resik” SMA Negeri 1 Gemolong untuk mengadakan studi banding ke Bantul. Diharapkan siswa-siswi peserta pelatihan dapat memetik pelajaran dari materi yang disampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

sumber:http://www.suaramerdeka.com/news/detail/1470/SMA-Negeri-1-Gemolong-Belajar-Olah-Limbah-dari-Bank-Sampah-Bantul

Taman Literasi yang Sejuk dan Nyaman

Sekolah yang nyaman adalah dambaan bagi setiap peserta didik, dimana dengan situasi kondisi yang nyaman mampu mensinergikan materi ilmu yang di berikan oleh guru kepada peserta didik dengan begitu mudah diterima.

SMA Negeri 1 Gemolong di bawah pimpinan bapak Drs. Marsono, M.S.I merasa terpanggil untuk menerapkan sekolah yang adiwiyata sehingga suasana sekolahan sejuk nyaman dan berbasis lingkungan dengan mengedepankan visi “LUHUR BUDI PEKERTI YANG DILANDASI IMAN DAN TAQWA, UNGGUL DALAM PRESTASI YANG BERWAWASAN GLOBAL, PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN”. 

Diharapkan dengan visi seperti itu mampu meningkatkan kualitas peserta didik dan mampu menjadi pioner bagi sekolah lain sebagai sekolah percontohan adiwiyata di lingkup Gemolong khususnya dan di tingkat kabupaten dan propinsi pada umumnya.